Avertebrata Akuatik( Rhithrogena morrisoni)


Tugas Terstruktur
Avertebrata Akuatik
Rhithrogena morrisoni

Disusun oleh :
Saprudin H1H011004

Kelas :B

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK
JURUSAN PERIKANAN DAN KELAUTAN
PURWOKERTO
2012
Tugas Terstruktur
Avertebrata Akuatik
Sungai : Logawa
Desa : Karanglewas Purwokerto
Tanggal : 13 April 2012
Pukul : 11.00
Garis Lintang : -7.550 LS
Garis Bujur : 109.140 BT
Ketinggian : 48 m
Sungai Logawa

Sungai Logawa
5 April 2012 ,Pukul 11.16 WIB

Rhithrogena morrisoni
Rhithrogena morrisoni
13 April 2012, Pukul 17.46 WIB
Sumber : http://www.troutnut.com
Klasifikasi
Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Ephemeroptera
Family : Heptageniidae
Genus : Rhithrogena
Spesies : Rhithrogena morrisoni (Banks, 1924).

Ephemeroptera, Plecoptera, and Trichoptera fauna of Churchill (Manitoba,Canada): insights into biodiversity patterns fromDNA barcoding
Rangkuman
– Spesies serangga air berdasarkan tahapan kehidupan morfologis varian,biasanya jantan dewasa ,dengan beberapa pengecualian, misalnya, dalam beberapa lalat capung. Identifikasi betina dan tahap belum dewasa sering tidak mungkin, meskipun larva lalat capung sering lebih mudah diidentifikasi.Namun demikian,betina berkontribusi sedikitnya ½ dari populasi orang dewasa, dan bentuk dewasa biasanya tahap dominan di dalam air.
– Metode untuk mengidentifikasi Ephemeroptera (lalat capung), Plecoptera (stoneflies),
Trichoptera (caddisflies) (EPT), dan Odonata (drag-onflies dan damselflies) menggunakan metode Global DNA barcode.
– Nama-nama spesies berdasarkan morfologi digunakan untuk semua garis keturunan, bahkan mereka dengan mendalam perbedaan genetik.
– Habitat perairan di Churchill dikategorikan menjadi 3 jenis yaitu, kolam, anak sungai, dan Sungai Churchill.
– DNA barcode dari Ephemeroptera, Plecoptera,dan Trichoptera di Churchill telah terbukti efektif dalam mengidentifikasi spesies, mendeteksi taksa langka, menunjukkan spesies yang potensial, dan mendokumentasikan keanekaragaman.
Daftar Pustaka
Zhou,xin dkk, 2010, Ephemeroptera, Plecoptera, and Trichoptera fauna of Churchill
(Manitoba, Canada): insights into biodiversity patterns fromDNA barcoding,vol.
29,hal.814-837.
Do Karst Rivers “deserve” their own biotic index? A ten years study on macrozoobenthos in Croatia
Rangkuman
– Sungai Karst di kroasia adalah satu sangat penting bagian dari Dinaric karst kecuali investigasi dari macrozoobenthos komunitas kebanyakan pada sungai kontinental.
– Mutu air dari sungai karst di Kroasia adalah diukur kebanyakan mempergunakan Biotic Indexing.
– Sungai karst dikrosia, yang paling banyak bentik dari ordo ephemeroptera diantaranya spesies Ephemerella ignita,Heptagenia sulphurea,Rhithrogena sp. dan serangga. Satu peningkatan berlimpah dari amphipods dan serangga diamati di musim semi dan musim panas.
– Kumpulan bentik macroinvertebrata bukan ditentukan oleh perubahan pada jenis dan availabilitas dari makanan, tapi perbedaan pada kemampuan dari jenis ditempatkan dan lingkungan di sekitar, terlepas dari lingkungan menentukan juga jenis dari makanan

Daftar Pustaka
Rada, buljana dan Sanja Pulja,2010, Do Karst Rivers “deserve” their own biotic index? A ten years study onmacrozoobenthos in Croatia,vol 39,hal.137-147.

Effect of Logging Activities on Water Quality and Benthic macroinvertebrate Assemblages of Madek River Basin, Kluang, Johor, Malaysia

Rangkuman
– Di Sungai Madek terdapat 2 taksonomi yaitu Ephemeroptera dan Trichoptera dirikan di stasiun ini. Ephemeroptera bahwa pada area penggolongan dari Potamanthus jenis, Pseudiron, Ephemerella dan Rhithrogena, sementara Trichoptera dari jenis Hydropsyche dan Macrostemum.
– Bentik macroinvertebrates, atau “benthos”, adalah hewan tanpa tulang belakang yang adalah lebih besar dibandingkan ½ milimeter dari ukuran.
– Kehidupan binatang ini pada batuan, kayu balok, endapan, puing dan tanaman akuatik
benthos termasuk binatang berkulit keras seperti udang sungai, moluska seperti pengapit dan siput, cacing akuatik dan bentuk belum dewasa dari serangga akuatik seperti stonefly dan nimfa serangga mayfly.
– Bentik macroinvertebrata adalah indikator baik dari kesehatan batas air karena mereka tinggal di dalam air sebagian, seluruh atau kebanyakan dari hidup mereka,
– Kekeruhan dari sungai adalah bergantung pada peristiwa curah hujan, dimana
selama periode angin monsoon menjadi lebih keruh dibandingkan dari musim kemarau karena akibat aliran permukaan dan erosi tanah.

Daftar Pustaka
Abas,ahmad , dkk, 2011, Effect of Logging Activities on Water Quality and Benthic macroinvertebrate Assemblages of Madek River Basin, Kluang, Johor, Malaysia, Vol. 15 (2) hal, 337 – 340.

Toward a DNA Taxonomy of Alpine Rhithrogena(Ephemeroptera: Heptageniidae) Using a Mixed Yule-Coalescent Analysis of Mitochondrial and Nuclear DNA

Rangkuman

– Rhithrogena dengan tiga ekor, mata pada jantan hampir berdekatan dengan bagian punggung, sedangkan yang betina dipisahkan oleh jarak sekitar sama dengan lebar mata
– Larva lalat capung dari Perairan Rhithrogena banyak (Ephemeroptera) menghuni lingkungan Alpine.
– DNA taksonomi yang dikembangkan di sini meletakkan dasar untuk revisi masa depan dari genus Rhithrogena.
– Taksonomi DNA dari Alpine Rhithrogena (Ephemeroptera: Heptageniidae) Menggunakan campuran Yule-coalescent Analisis DNA mitokondria dan nuklir.

Daftar Pustaka

Sartori,michel, dkk,2011, Toward a DNA Taxonomy of Alpine Rhithrogena(Ephemeroptera: Heptageniidae) Using a Mixed Yule-Coalescent Analysis of Mitochondrial and Nuclear DNA,vol.6,hal 1-11.

Bioassessment of Kordan Stream (Iran) Water Quality Using Macro-Zoobenthos Indices

Rangkuman:

– Pada bulan April-Mei jumlah (Ephemeroptera (Epeorus,Rhithrogena, Baetis dan Cloeon) Plecoptera (Chloroperla), Trichoptera (Hydropsychidae), dan Diptera (Athericidae, Simuliidae, Tabanidae). diamati selama musim dingin,jumlahnya akan melonjak kemudian akan berkurang dan banjir juga akan memepengaruhi jumlahnya.
– Bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam jumlah taksa dan jumlah individu antara situs hulu dan hilir.
– Jumlah family di ordo Ephemeroptera,Plecoptera, dan Trichoptera tidak berbeda jauh. Namun, di sungai Kordan, kekayaan spesies pada umumnya tinggi, serangga jauh lebih menonjol dari pada Oligochaeta.
– Kegiatan antropogenik tidak menghasilkan dampak negatif terhadap kumpulan makroinvertebrata bentik dalam aliran Kordan dan aliran ini dianggap baik dikondisi lingkungan di semua stasiun dari perspektif kualitas air sesuai dengan nilai-nilai HFBI serta
dalam hal biota sungai yaitu, komposisi makroinvertebrata bentik dan kondisi lingkungan dan spesifikasi habitat.
– Pada integritas biologis sekarang dari aliran ini, dalam hal kekayaan spesies dan
produktivitas relatif utuh dan umumnya dalam kondisi baik, bagian hilir akan
dipengaruhi oleh gangguan non point seperti kondisi kurang baik, degradasi habitat, deforestasi dan konstruksi. Akhirnya, berdasarkan kumpulan fauna, jika aliran ini dilindungi dari polusi dan lainnya.Faktor risiko ekologi maka bisa berfungsi sebagai unit keragaman ekologi di daerah itu dan menjadi dasar yang baikuntuk perbandingan masa depan.

Daftar Pustaka

Ramezani, Mehrazad,2011, Bioassessment of Kordan Stream (Iran) Water Quality Using
Macro-Zoobenthos Indices,Vol 3 ,Hal 127-134.

Sumber Web
http://www.troutnut.com,diakses Pukul 14.37 WIB, tanggal 28 April 2012
http://www.zipcodezoo.com/Animals/R/Rhithrogena_morrisoni/

By alsaprudin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s