Tugas Kewirausahaan

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0
false

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:IN;}

Nama : Saprudin

 

NIM : H1H011004

 

Mata Kuliah : Kewirausahaan

 

Rumah Makan Flamboyan (Warung ijo)

 

Rumah makan “flamboyan ( warung ijo)” terletak dijalan cendrawasih gang glatik Rt 04/Rw 07.Rumah makan ini diberi nama warung ijo karena sebagian besar cat tembok rumah makan tersebut berwarna hijau.Ibu kasiah merupakan pemilik rumah makan ini atau sering dipanggil “Bu Koyum”, untuk sapaan para pelanggannya.Rumah makan ini mulai ada pada bulan Agustus 2010.Bisa dikatakan masih baru,tetapi sebelumnya Bu Koyum menjajakan usaha keliling seperti menjual gorengan seperti pisang,gorengan ubi,nasi dan lain-lain sejak tahun 1963, hampir dalam usuhanya mencapai setengah Abad,usaha berdagang ini dilakukan secara turun temurun dimulai dari “Rumah Kayu” memang sungguh hebat kerja kerasnya.

 

Dalam usaha rumah makannya, Bu Koyum selalu memberikan yang terbaik untuk para pelangganya yaitu dengan beberapa hari mengganti menu-menunya agar tidak bosan dengan lauk pauknya, seperti tempe bacem,mendoan,oreg,telur,ikan,ayam goreng,pecel,sayur,tetapi untuk mendoan setiap hari selalu ada karena makanan ini merupakan khas daerah Purwokerto.Menu yang disedikan pada rumah makan Flamboyan (warung ijo), diantaranya nasi rames,nasi goreng, nasi pecel, soto,mie rebus, mie goreng,untuk soal rasa tidak kalah dengan rumah makan lainnyaSebenernya Bu koyum sangat berkeinginan untuk menambah lagi menu yang baru,tetapi karena keterbatasan dana atau modal sehingga menghambat untuk mengembangkan usahanya.

 

Rumah makan flamboyan yang letaknya kurang strategis, karena masuk gang kecil sehingga orang–orang masih kurang tahu tentang rumah makan tersebut.Tetapi yang datang kerumah makan warung ijo lumayan banyak mayoritasnya yaitu mahasiswa.

 

Pendapatan yang diperoleh oleh Bu Koyum perharinya antara 100 ribu sampai 300 ribu , dan untuk pendaptan bersih per bulan Rp.500.000,00 . Untuk harga makanan yang dipatok standar, sesuai dengan harga mahasiswa atau sama dengan rumah makan lainnya.Dalam suatu usaha kerugian tetap ada,tetapi Bu Koyum mengantisispasinya dengan menabung dan juga usaha kost putra dengan harga terjangkau per tahun Rp.1.200.000,00.

 

Dari Uraian tersebut dapat kita ambil suatu sisi positifnya  dan negatifnya atau kekurangan .Pertama sisi positifnya diantaranya dalam suatu usaha apapun jika kita dijalani dengan kerja keras ,senang hati maka sesuatupun akan berjalan dengan lancar, jangan sesekali mengeluh,mungkin dalam usaha misalnya berdagang pasti ada untung ruginya, untuk mengantisipasi suatu kerugian kita dapat membuka usaha lain atau dengan menabung, tetapi itu semua adalah proses.Kemudian dari sisi negatif atau kekurangannya yaitu dalam membuka usaha dalam hal ini, lokasi untuk membuka suatu usaha masih kurang diperhatikan sehingga dapat menghambat.

 

 

 

GALERI FOTO

 

 

 

 

Ibu Kasiah (Bu Koyum )

 

 

 


 

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0
false

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:IN;}

Nama : Saprudin

NIM : H1H011004

Mata Kuliah : Kewirausahaan

Rumah Makan Flamboyan (Warung ijo)

Rumah makan “flamboyan ( warung ijo)” terletak dijalan cendrawasih gang glatik Rt 04/Rw 07.Rumah makan ini diberi nama warung ijo karena sebagian besar cat tembok rumah makan tersebut berwarna hijau.Ibu kasiah merupakan pemilik rumah makan ini atau sering dipanggil “Bu Koyum”, untuk sapaan para pelanggannya.Rumah makan ini mulai ada pada bulan Agustus 2010.Bisa dikatakan masih baru,tetapi sebelumnya Bu Koyum menjajakan usaha keliling seperti menjual gorengan seperti pisang,gorengan ubi,nasi dan lain-lain sejak tahun 1963, hampir dalam usuhanya mencapai setengah Abad,usaha berdagang ini dilakukan secara turun temurun dimulai dari “Rumah Kayu” memang sungguh hebat kerja kerasnya.

Dalam usaha rumah makannya, Bu Koyum selalu memberikan yang terbaik untuk para pelangganya yaitu dengan beberapa hari mengganti menu-menunya agar tidak bosan dengan lauk pauknya, seperti tempe bacem,mendoan,oreg,telur,ikan,ayam goreng,pecel,sayur,tetapi untuk mendoan setiap hari selalu ada karena makanan ini merupakan khas daerah Purwokerto.Menu yang disedikan pada rumah makan Flamboyan (warung ijo), diantaranya nasi rames,nasi goreng, nasi pecel, soto,mie rebus, mie goreng,untuk soal rasa tidak kalah dengan rumah makan lainnyaSebenernya Bu koyum sangat berkeinginan untuk menambah lagi menu yang baru,tetapi karena keterbatasan dana atau modal sehingga menghambat untuk mengembangkan usahanya.

Rumah makan flamboyan yang letaknya kurang strategis, karena masuk gang kecil sehingga orang–orang masih kurang tahu tentang rumah makan tersebut.Tetapi yang datang kerumah makan warung ijo lumayan banyak mayoritasnya yaitu mahasiswa.

Pendapatan yang diperoleh oleh Bu Koyum perharinya antara 100 ribu sampai 300 ribu , dan untuk pendaptan bersih per bulan Rp.500.000,00 . Untuk harga makanan yang dipatok standar, sesuai dengan harga mahasiswa atau sama dengan rumah makan lainnya.Dalam suatu usaha kerugian tetap ada,tetapi Bu Koyum mengantisispasinya dengan menabung dan juga usaha kost putra dengan harga terjangkau per tahun Rp.1.200.000,00.

Dari Uraian tersebut dapat kita ambil suatu sisi positifnya  dan negatifnya atau kekurangan .Pertama sisi positifnya diantaranya dalam suatu usaha apapun jika kita dijalani dengan kerja keras ,senang hati maka sesuatupun akan berjalan dengan lancar, jangan sesekali mengeluh,mungkin dalam usaha misalnya berdagang pasti ada untung ruginya, untuk mengantisipasi suatu kerugian kita dapat membuka usaha lain atau dengan menabung, tetapi itu semua adalah proses.Kemudian dari sisi negatif atau kekurangannya yaitu dalam membuka usaha dalam hal ini, lokasi untuk membuka suatu usaha masih kurang diperhatikan sehingga dapat menghambat.

 

GALERI FOTO

 

Ibu Kasiah (Bu Koyum )

  

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s